Minta Kasus Munir Diusut, Massa Berpayung Hitam Jalan Kaki ke PT TUN Cikini

Minta Kasus Munir Diusut, Massa Berpayung Hitam Jalan Kaki ke PT TUN Cikini

Aditya Fajar - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 15:11 WIB
Minta Kasus Munir Diusut, Massa Berpayung Hitam Jalan Kaki ke PT TUN Cikini
Foto: Aditya Fajar (detikcom)
Jakarta - Puluhan warga menggelar aksi jalan kaki sambil membawa payung hitam dari gedung LBH Jakarta ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Mereka meminta kasus Munir diusut tuntas.

Warga yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (Kasum) itu mulai bergerak dari LBH Jakarta, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.20 WIB, Senin (7/9/2015). Mereka menyusuri trotoar di pinggir Jalan Diponegoro menuju kantor pengadilan di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.

Pada 29 Juli 2015 lalu PTUN Jakarta Timur menolak membatalkan SK Menkum HAM terkait pembebasan bersyarat Pollycarpus. Hakim menilai kasus tersebut tidak dapat disidangkan di PTUN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hakim mengkualifikasi keputusan pembebasan bersyarat sebagai keputusan yang dikecualikan tanpa pertimbangan yang tepat," ujar salah seorang perwakilan Kasum, Ichsan Zikry, di lokasi.

Selain memakai payung hitam, mereka juga membawa spanduk bertuliskan 'presiden jangan lindungi pembunuh Munir.'

Aksi kali ini sekaligus untuk memperingati 11 tahun dibunuhnya aktivis HAM itu. Sesampainya di PT TUN, mereka akan berorasi dan menggelar mimbar bebas.

"Kami di sini untuk mendukung PT TUN agar mengadili perkara ini dengan penuh keberanian, semoga majelis hakim yang ditunjuk untuk menangani perkara ini dapat berpihak pada keadilan," tutur Ichsan. (rna/nrl)


Berita Terkait