Hal tersebut dikatakan Prasetyo dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR.
"Saya usahakan, jamintel yang mengindikasikan pengawasan jaksa, kejati yang melakukan penyimpangan perbuatan tercela, kami akan turunkan. Bila memang terbukti, kita tak akan kompromi dan akan eksekusi," tutur Prasetyo menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan menyembuhkan, jadi pelajaran yang menyembuhkan. Dan itu harus kita bersihkan," ujar Prasetyo.
Kemudian, dia menjelaskan dirinya akan berupaya tak pilih kasih meski latar belakangnya sebagai politisi NasDem. Namun, dia berharap Jaksa Agung dari kalangan politisi harus dilihat secara adil.
"Memang betul latar belakang saya dari politisi NasDem. Tapi, bapak Baharudin Lopa pun dari PPP. Jaksa agung tak ada yang tidak dari politisi. Saya pikir banyak kandidat (anggota Komisi III, red) untuk jadi jaksa agung," tuturnya seraya bercanda. (hty/tor)











































