"Tanda tangan MoU (antara Dishub), Kopaja (dan TransJ) minggu depan. Harus siap lah," ujar Andri usai mengikuti rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).
"Minggu depan tanda tangan Kopaja, TransJ dan Dishub. Ada 40 unit Kopaja," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari MoU kita bahas PKS-nya. Makanya saya bilang tadi biar bisa konsen, saya butuh wakil yang kencang," kata Andri.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) sudah lama mewacanakan pengintegrasian bus Kopaja dengan TransJ. Nantinya, sistem pembayaran para sopir akan didasari pada Rupiah per kilometer (Rp/Km). Untuk harga tiketnya pun mengikuti bus TransJ, yakni Rp 3.500.
Selain itu, bus Kopaja yang sudah terintegrasi harus mengikuti aturan standar operasional bus TransJ. Saat ini Kopaja sudah memiliki 120 unit bus berstandar TransJ seperti ber-AC yang memiliki pintu tengah. Nantinya akan dilengkapi sensor agar tidak bisa membuka sebelum sampai halte.
Ada juga sekitar 200 unit bus Kopaja lain yang tengah dikaroseri saat ini. Rencananya, bus-bus itu bisa dioperasikan dalam waktu 2-3 bulan ke depan. (aws/hri)











































