"Kita ingin diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Sutrisno, suami Endah, di tempat istrinya dirawat di RS Mitra Kelapa Gading, Jl Bukit Gading Raya, Jakarta Utara, Senin (7/9/2015).
Menurut Sutrisno, keluarga menginginkan pengemudi Lambo memberikan perhatian pada Endah sampai sembuh. Endah memerlukan perawatan intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga juga sudah tidak ada rasa dendam pada pelaku. Keluarga pelaku juga sudah beritikad baik dengan menghubungi keluarga Endah dan menanggung biaya RS.
"Biaya di RS dari kemarin sudah ditanggung oleh penabrak," tuturnya.
Sutrisno menuturkan, Endah berprofesi sebagai pelayan toko. Saat ditabrak Lamborghini, Endah yang tinggal di Jl Bentengan 3, Sunter Jaya, Jakarta Utara, baru pulang dari kerja.
Endah memiliki 3 anak. Satu anaknya masih memerlukan ASI dari Endah. "Anak yang satu masih kecil dan butuh ASI, kasihan," kata Sutrisno.
Selain biaya dari pelaku, staf PT Jasa Raharja juga sudah datang dan berkomunikasi dengan keluarga Endah. Namun santunan dari Jasa Raharja baru dibayar setelah Endah keluar dari RS.
Endah ditabrak Lamborghini pada Minggu (6/9/2015) di kawasan elite Kelapa Gading, Jakarta Utara. Endah telah sadar setelah berjam-jam tak sadar.
(nwy/nrl)










































