Rapat dengan Komisi II, KPU Siapkan Data Pilkada yang Sempat Diprotes

Rapat dengan Komisi II, KPU Siapkan Data Pilkada yang Sempat Diprotes

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 11:41 WIB
Rapat dengan Komisi II, KPU Siapkan Data Pilkada yang Sempat Diprotes
Foto: M Iqbal
Jakarta - Komisi II mengadakan rapat dengan KPU dan Bawaslu terkait perkembangan tahapan Pilkada serentak. Rapat ini merupakan lanjutan dari rapat pada Selasa (1/9) lalu ketika KPU ditagih data yang lebih lengkap.

"Rapat ini kita akan bahas yang dulu dipertanyakan terkait mekanisme-mekanisme. Termasuk kita ingin sajikan informasi soal data," kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah sebelum rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).

Data tersebut sebenarnya sudah ada di sistem informasi KPU yang juga bisa diakses oleh publik. Namun karena diminta oleh anggota DPR, maka KPU menyajikan data tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Ferry mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sengketa yang berada di panwas kota dan kabupaten berjumlah 18 laporan. Laporan tersebut masih terus di proses dan belum mendapatkan putusan.

Pada rapat pekan lalu, anggota Komisi II dari F-PDIP Arteria Dahlan protes saat KPU menampilkan data calon kepala daerah yang sudah ditetapkan. Saat itu, KPU hanya menampilkan data anggota DPR yang jadi calon kepala daerah.

"Ini kenapa disebut cuma anggota DPR. Tolong jelasin lah. Kan ada itu ada yang dari PNS, DPRD, tapi ini di data kenapa cuma disebut dari DPR? Apa ini maksudnya?" kata Arteria di ruangan Komisi II, Gedung DPR, Senayan, Selasa (1/9/2015)

Kemudian, anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Agung Widyantoro, juga menginterupsi. Dia menilai laporan KPU masih belum rapih dan mesti dilengkapi. Dia pun meminta rapat dengan KPU serta Bawaslu ini ditunda sampai data KPU bisa diperbaiki.

"Meminta waktu untuk diperbaiki agar tidak menimbulkan implikasi. Ini masih berantakan laporannya. Perbaiki dulu, nah saya minta rapat ditunda dulu. DPR sekarang ini disorot loh, bangun gedung disorot, kasur disorot," tutur Agung.

(imk/tor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads