Amanat itu disampaikan di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (7/9/2015). Badrodin menyebut rotasi sejumlah jabatan perwira tinggi di Polri itu sebagai bentuk penyegaran.
"Melalui pergantian akan hadir semangat baru yang lebih segar dan komitmen. Selain itu, suksesi merupakan bagian penyegaran, kaderisasi dan penghargaan bagi personel Polri yang handal dan berprestasi," kata Badrodin saat menyampaikan amanatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkembangan situasi aktual di dunia nasional memberikan implikasi pada kondisi stabilitas keamanan di dalam negeri, pada tataran internasional kita dikejutkan aksi terorisme, pengeboman kuil di Bangkok, pada tataran regional permasalahan laut China selatan, imigran gelap akan mempengaruhi, tataran nasional dengan kondisi ekonomi ketika rupiah melemah, kedatangan pekerja asing akan mengurangi kesempatan bagi para buruh, semakin memanasnya suhu di daerah, pilkada serentak, serta sel-sel terorisme di daerah," kata Badrodin.
Badrodin berharap semua permasalahan itu bisa juga menjadi perhatian Polri. Dia menyebut sebagai aparat negara yang menjaga keamanan, Polri harus senantiasa siaga.
Kemudian Badrodin berpesan pada Kabareskrim yang baru Komjen Anang Iskandar agar tetap menjadikan Bareskrim sebagai ujung tombak. Sementara kepada Komjen Budi Waseso yang menjadi Kepala BNN, Badrodin angkat topi dan meminta agar dia selalu tegas di manapun berada.
Untuk sejumlah kapolda, Badrodin menyebut beberapa kejadian yang telah dilakukan dengan baik. Beberapa kejadian seperti jatuhnya Hercules di Medan, konflik SARA, sejumlah unjuk rasa mampu ditangani dengan baik. Pun persiapan pengamanan pilkada serentak ikut disinggung Badrodin.
Sejumlah posisi kepala kepolisian daerah (kapolda) mengalami pergeseran seperti tertuang dalam TR nomor ST/1847/IX/2015 tertanggal 3 September 2015 yang ditandatangani SDM Polri Irjen Sabar Rahardjo. Adalah Kapolda Kalimantan Timur Irjen Andayano yang memasuki masa pensiun akan digantikan Irjen Sarafuddin yang sebelumnya menduduki jabatan Wakabaintelkam.
Kemudian untuk jabatan Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie akan ditempati Kadiv Hubinter Irjen Sugeng Priyanto. Irjen Ronny sebelumnya telah terpilih menjadi Dirjen Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM.
Lalu posisi Kapolda Sumatera Utara yang diisi Irjen Eko Hadi Sutedjo akan digantikan Irjen Ngadino. Irjen Eko akan menempati posisi barunya sebagai Wakabaharkam.
Kemudian Karo Wasidik Bareskrim Brigjen Zulkarnain akan menempati posisi barunya sebagai Kapolda Maluku Utara. Brigjen Imam Budi Superno yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara itu pun akan berpindah menjadi Wakil Gubernur Akpol.
Lalu Kapolda Jawa Timur Irjen Anas Yusuf ditarik sebagai Gubernur Akpol. Posisinya digantikan oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Anton Setiadji yang meninggalkan jabatannya karena akan diisi oleh Gubernur Akpol Irjen Pudji Hartanto.
Kemudian posisi Kapolda Gorontalo akan berpindah kepada Brigjen Hengky Kaluara. Sementara itu Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Arkian Lubis ditarik menjadi Karorenmin Baharkam. Posisi Brigjen Arkian lalu diserahkan kepada Brigjen Agung Sabar Santoso. (dhn/mok)











































