Tugas Pertama Untuk Wakadishub DKI: Buka Jl Lodan Raya dan Buat Pagar

Tugas Pertama Untuk Wakadishub DKI: Buka Jl Lodan Raya dan Buat Pagar

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Senin, 07 Sep 2015 08:45 WIB
Tugas Pertama Untuk Wakadishub DKI: Buka Jl Lodan Raya dan Buat Pagar
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Andri Yansyah menyambut baik Teguh Hendrawan sebagai wakilnya. Untuk menguji kepiawaian kinerja mantan Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Jaktim tersebut, Andri pun sudah menyiapkan tugas 'percobaan' pertama.

"Saya mau suruh Jalan Lodan Raya yang di Ancol sudah setahun nggak dibuka, (mulai) Senin itu dibuka. Saya sudah koordinasi dengan pihak Ancol (karena itu) bisa mengurai kemacetan. Tugas pertama Wakadishub itu, apapun risikonya (ini sebagai) masa percobaan," ujar Andri saat dihubungi, Senin (7/9/2015).

Seperti diketahui, Jalan Lodan Raya letaknya dekat dengan Gerbang Karnaval Ancol sehingga menjadi salah satu akses jalan menuju Taman Impian Jaya Ancol. Jalan tersebut kerap dilintasi pengendara roda dua, empat dan jenis kendaraan trailer meski kondisinya rusak parah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andri menyebut pihaknya akan membuat pagar pembatas agar tidak sembarang orang bisa memasuki kawasan Ancol, Jakarta Utara. Adapun estimasi pengerjaannya memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.

"Kita mau bangun pagar supaya nggak (sembarangan) orang masuk Ancol. Tapi nggak tahu kita kapan selesainya, mungkin 2-3 bulan. Kita buka sambil pagar jalan," sambungnya.

"Ancol dikasih jaminan nggak ada orang masuk. Jam 06.00-10.00 WIB pagi (kita akan coba berlakukan) percobaan. Kalau pagar sudah jadi, (akan diberlakukan selama) 24 jam," terang Andri.

Andri mengatakan, dirinya ingin Wakadishub DKI bisa menguasai lapangan. Sebab, menurut dia tugas dan pekerjaan rumah untuk Dishubtrans DKI masih banyak yang harus dikebut. Oleh karena itu, Andri berharap Teguh dalam masa kerjanya bisa 'tahan banting'.

"(Tugas) Bagian lapangan dia. Dishub itu nggak hanya tempur, kita kan tahu adaPSO (Public Service Obligation) untuk revitalisasi TransJ dan harus benahi ERP (Electronic Road Pricung) serta LRT (Light Rail Transit). Saya cari wakil yang keras," pungkasnya. (aws/rvk)


Berita Terkait