"Ini soal pengaturan kepulangan. Sehabis salat Isya dan juga Jumat," ujarnya di Terminal Syib Amir, Makkah, Minggu (6/9/2015).
Arsyad mengantakan rasio bus dengan jemaah adalah 1:500, yang artinya 1 bus untuk 500 orang. Armada tidak mungkin ditambah karena akan menimbulkan masalah baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsyad meminta jemaah mengatur jadwal kepulangannya agar tidak berbarengan dengan jemaah lainnya. Misalnya seusai salat Isya jangan langsung pulang tetapi menunggu dulu sampai jam 22.00, mengisi waktu sambil berdzikir atau membaca alquran.
Kepadatan mulai muncul setelah bubaran salat Isya. Namun akhirnya hilang total pada pukul 22.00. Petugas transportasi meminta jemaah agar jangan berebut naik bus karena masih ada bus selanjutnya yang beroperasi selama 24 jam. (gah/dnu)










































