Tebakarnya hutan jati dan kesambi itu lantaran mengalami kekeringan di musim kemarau ini. Api semakin menjadi apa lagi hembusan angin yang kian membesar membuat api sulit dipadamkan.
Hutan yang terbakar yang diperkirakan sekitar 10 hektar itu tak kunjung padam. Warga yang dibantu TNI dan Perhutani berupaya memadamkan api yang terus berkobar dengar cara manual agar tidak merembet ke permukiman warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api diduga kuat sengaja dibakar orang tidak bertanggungjawab, atau puntung rokok yang dilempar warga untuk membuka lahan. Saya berharap warga jangan membakar hutan, jika tertangkap kami akan tindak tegas," kata Joko di lokasi kejadian.
Pihak Perhutani mengimbau kepada warga agar tidak membakar hutan. Pihak Perhutani menegaskan siapapun pelaku pembakaran hutan akan dicari dan ditindak secara hukum. (hri/hri)











































