Lobi Megawati Bawa PAN ke Jokowi

Lobi Megawati Bawa PAN ke Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Minggu, 06 Sep 2015 10:56 WIB
Lobi Megawati Bawa PAN ke Jokowi
Foto: Bagus PN
Jakarta - Elite PDIP menyebut bergabungnya PAN ke pemerintahan tak lepas dari manuver politik Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Seperti apa sebenarnya lobi Megawati sampai membawa PAN ke pangkuan pemerintahan Jokowi?

"Terakhir waktu Hari Konstitusi (Megawati) goda Pak Zul, silakan bergabung," ujar anggota DPR RI dari PDIP Masinton Pasaribu dalam diskusi bertema 'Plin-PAN' di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (5/9/2015) kemarin.

Tak dipungkiri restu dari Megawati jadi salah satu prasyarat parpol bisa bergabung dengan pemerintahan. Semua parpol Koalisi Indonesia Hebat juga melakukan lobi intensif menjelang Pilpres 2014 silam, sampai kini mereka juga masih  terus menggelar pertemuan rutin dengan Presiden Jokowi dan Megawati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentang bakal bertambahnya koalisi pendukung pemerintahan, sebenarnya Megawati sudah memberikan sinyal kuat pada saat menyampaikan pidatonya di Seminar Nasional Kebangsaan Peringatan Hari Konstitusi di Nusantara V, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8). Saat itu Mega menyinggung perseteruan Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR, utamanya KMP yang selalu merasa digdaya kalau voting.

Seperti saat KMP mendominasi voting dalam pimpinan DPR serta MPR. Mega mengakui bila dikalkulasikan seperti awal maka kekuatan suara KMP lebih kuat di parlemen.

"Saya bilang, so what. Karena kalau voting pasti menang KMP. Tapi apakah itu arti dari kemerdekaan kita? Apakah itu yang sebenarnya terjadi dalam sebuah republik yang sudah merdeka 70 tahun ini? Jadi bagi saya, tak ada artinya," sebutnya.

Setelah itu Mega melempar candaan yang bernuansa melobi Ketua MPR  Zulkifli Hasan yang notabene Ketua Umum PAN. Dia ingin Zulkifli serta PAN bergabung dengan KIH agar bisa memperkuat posisi KIH di parlemen.

"Saya bilang sama Pak Zul, masuklah ke PDI Perjuangan, supaya karena kalau voting menang. Karena Bapak kan setuju MPR menjadi lembaga tertinggi. (Tapi) itu adalah politik praktis," sebut Mega. Mendengar pernyataan Mega, hadirin yang berada di ruangan Nusantara IV langsung tertawa.

Megawati memang seolah ikut melobi dan berperan di balik masuknya PAN ke pemerintahan. Namun tentu saja ada deal-deal rahasia antara PAN dengan Jokowi, termasuk isu santer bakal ada reshuffle kabinet jilid II untuk mengakomodir PAN di kabinet kerja. Kapan pastinya? Tunggu tanggal mainnya. (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads