"Dari hasil rapat koordinasi yang dilakukan tadi siang dibentuk sebuah satgas penanganan kebakaran hutan. Target operasi darurat asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dapat diatasi di Sumatera dan Kalimantan pada bulan September," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho lewat siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (5/9/2015).
Selain membentuk Satgas, dari hasil rapat koordinasi antara Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menteri ESDM Sudirman Said, perwakilan dari Kementerian LHK, serta Gubernur dari sejumlah provinsi antara lain Sumsel, Jambi, dan Riau itu disepakati bahwa Panglima TNI dan Kapolri akan mendukung personil yang dibutuhkan pemda untuk "mengeroyok" api. Lalu, posko darurat di provinsi juga diminta lebih aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutopo menambahkan, BNPB juga akan meneruskan dukungan operasi hujan buatan dan pemboman air. "BNPB juga akan memberikan pendampingan teknis pengalaman keberhasilan penanganan karhutla di Riau tahun 2013 dan 2014 kepada Kemen LHK dan Pemda," tutupnya. (spt/kha)











































