Dorong Pariwisata Nasional, SBY Diminta Keluarkan Inpres

Dorong Pariwisata Nasional, SBY Diminta Keluarkan Inpres

- detikNews
Sabtu, 26 Feb 2005 22:01 WIB
Gianyar - Rakor terbatas bidang kebudayaan dan pariwisata merekomendasikan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Inpres untuk mendorong pembangunan pariwisata nasional. Rakor dihadiri 17 menteri dan 7 gubernur. "Akan ada payung hukum agar kerja lebih terorganisasi dengan baik. Segera usai rapat di Jakarta untuk membuat payung hukum," ujar Menbudpar Jero Watjik dalam konpers di Istana Tampak Siring, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (26/2/2005). Dikatakan Watjik, pihaknya akan mengajukan tambahan biaya promosi pariwisata dari Rp 90 miliar menjadi Rp 180 miliar. "Biaya promosi danggap masih kecil dan harus ditingkatkan. Kita punya branding. Tanpa biaya promosi yang cukup maka branding kita tidak akan diketahui negara lain dan muncul di permukaan," katanya. Ia menambahkan, pihaknya akan menggalakkan parwisata domestik untuk menggerakkan perekonomian negara. Pariwisata domestik itu akan dipasarkan dengan branding 'Kenali Negerimu Cintai Negerimu'. Sementara, Menteri Perhubungan Hatta Radjasa mengatakan pihaknya akan meminta maskapai penerbangan asing untuk mengembangkan kawasan timur. Ia mencontohkan Manado, Biak dan Ambon. "Sementara ini penerbangan ke daerah tersebut masih nol," jelasnya. Hatta berjanji akan memberikan kemudahan izin bagi kapal pesiar untuk mengembangkan wisata bahari. Pemberian izin akan diusahakan melalui satu atap. (rif/)


Berita Terkait