"Butuh waktu 3 kali lipat dibanding menu-menu yang lain," kata koki dari katering Al Hussam, Hadi Budiana Ramdhan, di dapurnya, Sabtu (5/9/2015).
Β
Problem utama adalah ketika mengupas telur dari cangkangnya. Sampai dengan saat ini tidak ada alat pengupas telur otomatis.
"Merebus, mengupas, lalu membuat saus. Harus mengupas ribuan telur manual kan repot," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Katering PPIH Daker Makkah Ahmad Abdullah Yunus mengaku sudah mengetahui soal ini. Dia pun tidak mempermasalahkan modifikasi yang dilakukan Hadi selama berkoordinasi terlebih dahulu.
"Sebab kalau masih ada cangkang dilarang Baladiah (semacam pemkot-red). Berhubungan dengan kuman," katanya.
Abdullah menceritakan pernah ada cerita di bandara katering yang menyuguhkan telur rebus yang belum dikupas. Saat ketahuan Baladiah maka urusannya jadi panjang karena ada aturan tersebut. (gah/imk)










































