Udin kerap menulis artikel kritis tentang kebijakan pemerintah Orde Baru dan militer. Wartawan saat ini juga harus demikian.
"Untuk mencari orang-orang seperti Udin ini memang susah. Memang ada petarung-petarung. Wartawan harus menjadi petarung-petarung," ujar Syafii Maarif di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengatakan bahwa para pemilik surat kabar harus memikirkan gaji para wartawannya. Menurut Syafii, surat kabar yang besar tak seimbang dengan gaji wartawan yang kecil.
"Bos-bos harus memikirkan para wartawan. Surat kabarnya sudah sangat besar tapi gaji wartawannya sangat kecil sekali. Ndak ndak ndak," ucapnya. (yds/dhn)










































