"Saya ditanya wartawan apakah (rotasi) ini untuk Pilkada nanti? Saya jawab tidak. Sama sekali tidak. Saya justru menciptakan musuh," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Jumat (4/5/2015).
Hal ini disampaikan Ahok di depan jajaran SKPD dan pejabat yang baru saja dilantiknya. Dia mengatakan PNS di bawah kepemimpinannya harus loyal kepada pekerjaan bukan loyal terhadap Ahok secara personal.
"Saya tidak mencari yang loyal pada saya. Cukup Anda taat dengan sumpah jabatan yang anda ucapkan tadi," sambungnya.
Ini adalah kali keempat Ahok merombak jajaran pejabat di Pemprov DKI selama menjabat sebagai gubernur. Ia mengaku akan terus melakukan perombakan untuk mencari PNS yang potensial.
Menurut Ahok, jika bawahannya bekerja dengan baik maka warga Jakarta akan merasa puas. Nah, jika warga Jakarta merasa puas dengan kinerja PNS Jakarta maka ia yakin akan terpilih dengan sendiri sebagai gubernur dalam Pilkada 2017.
Hal lain yang ditekankan Ahok pada bawahannya yakni jangan mudah percaya pada orang-orang yang mengaku dekat dengannya dan memberi jaminan tak akan dipecat.
Menurutnya, berfoto di ruangan kerja maupun foto berdua tak menjadi ukuran kedekatannya dengan orang lain. Lagi pula, penilaian kinerja bawahannya bukanlah konsumsi orang-orang terdekatnya.
"Bapak Ibu jangan mau dibodohin. Dengan orang yang mengaku ada pengaruh dan bisa mmembuat bapak ibu nggak dicopot. Ibu kandung saya bisik-bisik soal kebaikan seseorang pun tidak akan mempengaruhi saya," tegasnya.
Dalam berbagai kesempatan Ahok selalu mengatakan dia tidak mempersoalkan bila di Pilkada berikutnya tidak dipilih warga menjadi gubernur. Selain itu, Ahok mempersilakan siapa pun untuk ikut bertanding dengannya pada Pilkada 2017 mendatang.
(mnb/fdn)











































