Begini Penampakan Mobil Taksi Uber Hasil Penjebakan Dishub DKI dan Polisi

Begini Penampakan Mobil Taksi Uber Hasil Penjebakan Dishub DKI dan Polisi

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 04 Sep 2015 17:49 WIB
Begini Penampakan Mobil Taksi Uber Hasil Penjebakan Dishub DKI dan Polisi
Foto: Hardani/detikcom
Jakarta - Tim gabungan dari Organda, Dinas Perhubungan DKI dan Polda Metro Jaya sudah menahan 20 unit mobil taksi Uber dan GrabCar. Mobil-mobil ini disita setelah para sopirnya dijebak dalam operasi pagi tadi.

"Ini mobil-mobil sama drivernya datangnya sebelum salat Jumat. Jam 10 sampai jam 11 lah. Infonya ini mereka dijebak sama tim gabungan Dishub, Polda, Organda di beberapa wilayah," kata Kepala Terminal Mobil Barang Pulogadung, Pattikawa di kantornya, di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (4/9/2015).

Menurut dia, penyitaan hari ini totalnya berjumlah 20 unit mobil. Sepekan sebelumnya, pada Jumat (28/8), 10 unit mobil Taksi Uber juga disita. Maka bila ditotal jumlah yang sementara disita mencapai 30 unit.

"Semuanya itu 30 termasuk hari ini 20, terus seminggu lalu 10 unit. Ini mobil-mobil sementara di sini dulu, dititipin, disitalah sampai ada putusan sidang nanti," ujarnya.

Berdasarkan informasi, mobil-mobil ini bisa ditahan setelah drivernya dijebak pagi tadi di sejumlah daerah Jakarta seperti Kemang dan Rasuna Said.

Pantauan Jumat (4/9/2015), 20 unit mobil ini sekarang dititipkan di area halaman Terminal pool Mobil Barang Pulogebang, Jakarta Timur. Mobil-mobil ini digabungkan dengan 10 unit mobil lain yang sepekan lalu ikut disita.

Tampak beberapa merek mobil seperti Honda Mobilio, Toyota Innova, Daihatsu Xenia yang terparkir.

"Mobil-mobil ini enggak bisa keluarkan begitu saja kalau enggak ada surat dari Dishub yang ada keterangan mobil keluar. Ada rekomendasi, prosedur dari Dirlantas Polda Metro Jaya juga," tutur salah seorang anggota Dinas Perhubungan Terminal pool Mobil Barang Pulogebang, Benny.

Adapun beberapa driver masih di berada di Terminal Pool Mobil Barang Pulogebang. Sebagian driver ini mengaku tak tahu prosedur pengambilan unit mobil yang disita.

Salah seorang driver GrabCar, Darso mengaku shock dengan penangkapannya serta mobil yang dikendarai. Ia merasa terjebak dengan tim gabungan. Dia pun bingung terkait prosedur mobil yang sudah ditahan.

"Saya enggak ngerti mas. Tar biar orang dalam saja yang ngurus. Masih shock saya mas. Saya kayak ditangkap seperti maling saja. Handphone saya diambil. Mestinya kan ada SOP begitu kalau polisi," ujar Darso.

(hat/dra)


Berita Terkait