Komjen Anang dari Keluarga Sederhana, Ayahnya Tukang Cukur Rambut

Komjen Anang dari Keluarga Sederhana, Ayahnya Tukang Cukur Rambut

Enggran Eko Budianto, - detikNews
Jumat, 04 Sep 2015 17:25 WIB
Komjen Anang dari Keluarga Sederhana, Ayahnya Tukang Cukur Rambut
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Kepala BNN, Komjen Pol Anang Iskandar menggantikan Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) sebagai Kabareskrim Polri. Namun siapa sangka, perwira tinggi polisi bintang tiga itu berasal dari keluarga sederhana. Anang merupakan anak dari seorang tukang cukur rambut asal Kota Mojokerto. Begini sosok Anang di mata ibunya.

Anang yang lahir di Kota Mojokerto 57 tahun silam buah hati dari pasangan Raunah (86) dan almarhum Suyitno Kamarijaya. Dia hidup dalam keluarga yang sederhana bersama 5 saudaranya di Jalan Empunala, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Ditemui di rumahnya, Jumat (4/9/2015), Raunah menuturkan kenangan semasa kecil Anang saat hidup di Kota Onde-onde. Menurutnya, saat masih kecil, putra ke duanya itu adalah sosok anak yang giat bekerja membantu orang tuanya untuk menyambung hidup.

Maklum saja, ayah Anang hanya seorang tukang cukur rambut yang biasa mangkal di Pasar Tanjung Anyar. Sedangkan Raunah sendiri membuka warung kecil-kecilan di rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bapaknya dulu tukang cukur rambut di Pasar Tanjung Anyar, punya lapak kecil. Mas Anang biasa bantu bapaknya di sana kalau pulang sekolah," kata Raunah.

Menjadi polisi, menurut Raunah, sebenarnya bukan keinginan Anang muda kala itu. Setelah tamat dari SMA TNH Kota Mojokerto, putra ke dua dari 6 bersaudara pasangan Raunah dan almarhum Suyitno itu ingin melanjutkan pendidikannya ke sekolah tinggi.

Namun, kondisi ekonomi orang tuanya yang serba pas-pasan waktu itu membuat Anang muda memutuskan mendaftar ke Akademi Kepolisian yang saat itu masih Akabri. "Mas Anang setelah lulus SMA  minta kuliah, zaman dulu hanya kena Rp 300 ribu tapi saya endak bisa bayar. Akhirnya dia daftar Akabri diterima," ungkap Raunah.

Setelah lulus dari akademi kepolisian tahun 1982 silam, jabatan pertama yang diemban Anang adalah Waka Polsek Denpasar Kota di Bali. Setelah itu, karir Anang terus merangkak naik. Tahun 2011, Anang menjabat Kapolda Jambi.

Setahun kemudian, dia dipercaya menjabat Kadiv Humas Polri, kemudian Gubenur Akpol dan berlabuh di jabatan Kepala BNN sejak 2012 sampai 3 September 2015. Kini, suami almarhum Ike Yuni Candra Dewi itu bakal menjabat Kabareskrim Polri menggantikan posisi Komjen Pol Budi Waseso.

Kabar terpilihnya Anang sebagai Kabareskrim membuat Raunah turut bahagia. Nenek yang kini tinggal serumah dengan cucunya atau putra ke dua Anang itu rajin berdoa untuk keselamatan selama mengemban jabatan sebagai Kabareskrim.

"Saya tambah senang Mas Anang menjadi Kabareskrim. Tiap salat saya doakan agar tidak ada apa-apa, agar selamat, sehat, kuat, dan tambah sukses," ujarnya.

Di mata Raunah, Anang merupakan sosok anak yang berbakti kepada orang tua. Bapak 5 anak itu selalu menyempatkan diri menyambangi ibunya setiap berkunjung ke Jawa Timur.

"Sering pulang ke sini, kalau ke Surabaya atau ke Jombang mampir, kasih uang saya sejuta," ungkapnya. (dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads