"Kita akan memperbaiki usulan proposal ajuan OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda), melakukan relokasi anggaran seperti penyediaan alat kesehatan untuk RSON Cibubur, meminta kepada stakeholder untuk menyusun dan melengkapi ulang proposal bantuan daan surat pernyataan dengan berdasarkan pada efektifitas dan efisiensi dalam proses perencanaan dan pelaksanaanya," ujar Menpora Imam Nahrawi saat Raker bersama Komisi X DPR RI seperti dikutip dari rilis yang diterima, Kamis (3/9/2-15).
Pria yang akrab disapa Cak Imam ini mengakui bahwa ada beberapa faktor dan kendala yang menyebabkan penyerapan anggaran tahun 2015 belum maksimal. Diantaranya, pembatasan anggaran perjalanan dinas untuk memperkuat program kegiatan prioritas, dalam rangka pembangunan infrastruktur atau sarana dan prasarana khususnya di bidang kepemudaan dan keolahragaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlambat dan belum dilaksanakannya beberapa kegiatan juga membuat daya serap masih rendah. Seperti beberapa kompetisi olahraga yang belum digelar, rangkaian kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) serta beberapa kegiatan besar lain.
Rapat Kerja bersama Komisi X dipimpin langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI Teuku Rifky Harsya,Wakil Ketua Komisi X Ridwan Hisjam bersama 28 anggota yang hadir dari total 54 anggota. Komisi X melihat rendahnya daya serap bisa sangat menghambat program-program Kemenpora yang sudah di tetapkan. (ega/fan)











































