"Saya ingin lulusan di sini (STPN-red) memiliki predikat ekspert atau profesional di bidang pertanahan. Keahlian mereka harus didayagunakan," kata Ferry dalam acara wisuda lulusan STPN tahun 2015, di Kampus STPN di Jl Tata Bumi, Banyuraden, Gamping, Sleman, Kamis (3/9/2015)
Menurut Ferry dengan predikat tersebut jika ada pihak-pihak seperti BUMN, BUMD ataupun swasta yang membutuhkan bantuan tidaklah mengalami kesulitan. Lulusan STPN bisa dilibatkan dalam pekerjaan-pekerjaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferry mengakui sampai saat ini masih banyak tugas-tugas pertanahan di daerah-daerah yang harus diselesaikan. Oleh karena itu dirinya menginginkan agar seluruh lulusan STPN dapat lebih dilibatkan dalam penugasan yang berkaitan dengan masalah pertanahan. Sebab urusan pertanahan di daerah-daerah masih membutuhkan perhatian khusus.
Dia juga berharapkan akan ada lebih banyak sinergi antara Kementerian ATR/BPN dengan lulusan STPN.Dalam wisuda tahun ini ada sekitar 407 ijazah yang harus ditandatangani satu persatu olehnya.
"Kemana setelah wisuda ini. Mau apa? Sudah tidak kuliah lagi. Mau nikah juga belum bisa. Ijazah ini jangan digunakan untuk melamar perjodohan, tapi untuk kerja," pesan Ferry. (bgs/try)











































