"(Eselon II yang akan dirotasi ada) 3 sampai 4 orang. Mengenai nama-nama, saya masih belum tahu. Begitu juga jabatannya," kata Agus di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).
Agus menyebut pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut lagi mengenai nama-nama pejabat yang akan dirotasi dalam upacara pelantikan besok Jumat (4/9). Besar kemungkinan nama-nama itu baru terdata sore ini atau besok pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengatakan, pihaknya sudah mengangkat 7 orang dari stok pejabat eselon II. Masih tersisa lagi 63 calon yang harus dicek lagi. Selain eselon II, perombakan juga akan terjadi di pejabat eselon III.
"Kita punya 70 kandidat, yang sudah diangkat kan 7 orang dan sisa 63 orang. Nanti 63 calon itu dicek siapa yang cocok berdasarkan kapasitas dan kemampuannya untuk menggantikan. Ada juga mungkin bergeser," tutup Agus.
Sebelumnya, Ahok menyebut salah satu pejabat yang rencana akan diganti adalah Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI, Sotar Harahap. Menurut Ahok, ada banyak alasan yang membuat dia harus mengganti Sotar.
Salah satunya karena Ahok merasa tidak diberi salinan laporan hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan DKI 2014 saat sidang paripurna DPRD DKI lalu. Terkini juga ribut-ribut menganai pengelolaan parkir di basement Gedung DPRD DKI yang juga menjadi ranah kerja Sekwan.
"Yang dievalusi salah satunya Sekwan. Kita lagi evaluasi siapa yang bisa gantikan Sekwan," kata Ahok di Balai Kota hari ini.
(aws/nrl)











































