"Saya kira yang saya katakan bukan intervensi. Ada orang yang merasa terganggu iya. Mungkin orang yang terganggu itu karena yang melakukan pelanggaran hukum," jelas Buwas di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (3/9/2015).
Sayangnya, Buwas tak mau menyebut siapa pihak yang menghendaki pencopotan dirinya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sekali lagi, Buwas menegaskan, sebagai prajurit dirinya siap bertugas dimanapun. Dia akan tetap melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin.
"Kalau prajurit tidak perlu ditanya kenapa harus diganti. Itu tugas, itu amanah, ibadah, harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin," imbuhnya.
"Saya tidak merasa dikriminalisasi. Ini hal yang wajar. Biasa-biasa saja. Kalau penegakan hukum itu dilaksanakan, pasti ada orang yang terganggu. Siapa yang terganggu? Orang-orang yang melakukan pelanggaran hukum. Wajar saja, enggak ada masalah," tutup dia. (dha/dra)











































