Penjaga Kebersihan Masjidil Haram, Pewaris Amanah Nabi

Laporan dari Makkah

Penjaga Kebersihan Masjidil Haram, Pewaris Amanah Nabi

Gagah Wijoseno - detikNews
Kamis, 03 Sep 2015 15:40 WIB
Penjaga Kebersihan Masjidil Haram, Pewaris Amanah Nabi
Foto: Gagah Wijoseno
Makkah - Sedikitnya ratusan ribu orang mengunjungi Masjidil Haram untuk beribadah. Jumlahnya kemudian membengkak berlipat-lipat saat musim haji tiba. Butuh penanganan yang khusus agar tempat suci umat Islam ini tetap nyaman untuk beribadah. Masjidil Haram harus tetap bersih terawat sesuai amanah nabi yang isinya:

Rasulullah saw berkata," Umatku akan tetap aman selama mereka sepatutnya menjaga kemuliaan kota ini (Makkah). Jika mereka mengabaikan hal itu, mereka akan dikutuk."( H.R Ahmad dan Ibnu Majah, Ibnu Hajar meng-hasankan hadis ini).

Berseragam hijau atau biru, pasukan penjaga kebersihan Masjidil bekerja siang malam dengan organisasi yang luar biasa. Bayangkan saja untuk membersihkan area tawaf yang  dipadati banyak orang, mereka hanya butuh waktu kurang dari 30 menit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiap hari ada 4 shift. Kerjanya 24 jam , " tutur Muzakkir, TKI asal Lombok, yang bekerja di Masjidil Haram.

"Haji... haji...," teriak mereka memberi tahu jemaah untuk segera pindah. Mereka meminta jemaah tidak salat sunnah di tempat yang hendak dibersihkan, yang hendak duduk untuk beringsut mencari tempat lain.

Beberapa di antara mereka lalu membentangkan tali pembatas merah agar jemaah tidak melintas. Di luar tali pembatas jemaah dipersilakan untuk melintas.

Setelah itu ada orang yang bertugas menyiramkan air yang berisi desinfektan ke lantai. Cairan itu lalu diratakan ke setiap lantai yang hendak dibersihkan baru setelahnya dilap dan dikeringkan dengan mobil khusus yang dikendarai satu orang.

Saat membersihkan lantai inilah terkadang banyak alas kaki jemaah yang pindah dari tempat awalnya. Sebab alas kaki itu didorong-dorong petugas kebersihan entah kemana.

"Dibersihkan mulai dari tempat thawaf, sa'i, bukit safa, piazza, tempat wudhu, dan Zam-zam area," demikian yang diterangkan The General Presidency of the affairs of the holy mosque and the prophet's mosque dalam video dokumenternya.

Penjaga kebersihan ini juga membersihkan pintu-pintu, tempat maqom Ibrahim, dan karpet. Mereka dipoles, diberi wewangian, disemprot desinfektan, dan diperbaiki jika ada bagian yang rusak.

"Sampah 25 ton setiap setiap harinya. Naik menjadi 90 ton jka musim haji," tutur narator di video itu. (gah/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini