PAN Gabung Pemerintah, Bakal Ada Reshuffle Kabinet Jilid II?

PAN Gabung Pemerintah, Bakal Ada Reshuffle Kabinet Jilid II?

Sukma Indah Permana - detikNews
Kamis, 03 Sep 2015 15:45 WIB
PAN Gabung Pemerintah, Bakal Ada Reshuffle Kabinet Jilid II?
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) resmi bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Reshuffle kabinet jilid II pun menjadi sebuah keniscayaan.

Menurut informasi dari internal PAN, partai berlambang matahari ini akan mendapatkan posisi penting di sektor ekonomi. Namun demikian siapa yang bakal diusung dan kapan waktu tepatnya reshuffle kabinet jilid II bakal digelar sampai kini masih nihil informasi.

Sebelum menyatakan bergabung, PAN sudah menyatakan dukungan penuh ke pemerintahan Jokowi-JK. Istilah bergabung di pemerintahan seolah membuka peluang PAN mendapatkan menteri di jajaran kabinet kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah PAN bergabung dengan pemerintahan juga disebutkan Presiden Jokowi dalam konferensi pers usai bertemu dengan jajaran elite PAN di Istana Negara hari Rabu (2/9/2015) kemarin. Jokowi juga mengapresiasi langkah PAN yang menjadi bagian dari pemerintahan dengan semangat untuk bekerja bersama di tengah situasi sulit saat ini.

Presiden Jokowi belum bicara kompensasi apa yang akan diberikan kepada PAN yang sudah bergabung dengan pemerintahan. Namun demikian Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yakin sekali akan ada reshuffle tambahan untuk mengakomodasi PAN di kabinet kerja.

"Rasa-rasanya akan ada reshuffle tambahan, PAN akan dapat kursi, rasanya akan ke sana. Kalau nggak ke sana kok aneh," kata Amien dalam jumpa pers di joglo rumahnya di Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, Kamis (3/8/2015).

Amien juga mewanti-wanti agar Presiden Jokowi tak berhenti hanya di PAN. Pemerintah harus mengajak parpol lain bergabung agar kekuatan makin besar, demi tujuan kestabilan politik negara demi perbaikan ekonomi.

"Kalau hanya berhenti sekadar membujuk PAN masuk ke pemerintahan dengan perhitungan remeh temeh agar jumlah kursi pemerintah di parlemen menjadi lebih besar dari oposisi, dan PAN dikasih dua atau tiga kursi kabinet, maka hakekatnya sedang ada usaha pecah belah kekuatan politik yang mengindikasikan panggung politik lebih runyam dan gaduh," ulasnya.

Lalu kapan reshuffle kabinet jilid II bakal digelar? Apakah parpol anggota KIH lain legowo PAN dapat jatah menteri dan maukah jatah menteri mereka dikurangi? (van/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads