Rencana bakal beralihnya PAN dari KMP ke KIH sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan sejak Jokowi-JK dinyatakan sebagai pemenang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, PAN sebenarnya sudah disebut bakal merapat ke KIH.
Hal itu diketahui setelah keluar pernyataan dari Ketua MPP PAN Amien Rais saat membuka Kongres IV partai itu di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, 28 Februari 2015 lalu. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau meluruskan satu hal. Saya jamin tanggal 30 September malam hari, di sebuah kantor DPP partai menengah terjadi rapat harian. Sang ketum katakan akan menemui teman-teman KMP," kata Amien saat berpidato di pembukaan Kongres IV PAN di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2/2015).
"Sejam kemudian di detik.com, ketum bukan temui KMP tapi ketemu Paloh bertemu Jokowi. Siapa ketum itu saya lupa namanya," sambung Ketua MPP PAN itu.
Pada 2 Maret 2015, Zulkifli Hasan terpilih sebagai Ketua Umum PAN menggantikan Hatta Rajasa. Kabar bahwa PAN akan bergabung ke KIH pun kian kuat. Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya Romahurmuziy (Romi) mengatakan, KIH akan terbuka menyambut bergabungnya PAN.
"Ya kita apa aja welcome. Semua partai lain juga welcome. Kalau mau bergabung (ke KIH) silakan saja. Sikap kita welcome lah. Yang penting tujuan baik buat negara," kata Romi.
Isyarat bakal bergabungnya PAN ke gerbong KIH juga disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat Kongres IV partai itu di Denpasar, Bali 10 April 2015 lalu.
Ketua PAN Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR turut hadir saat pembukaan Kongres IV PDIP. Mega pun sempat menggoda Zulkifli.
"Ini saya mau menyebutnya masih agak gamang. Dalam undangan, beliau adalah Ketua MPR tapi beliau juga Ketua Umum PAN, yaitu Bapak Zulkifli Hasan," ujar Megawati. Sapaan Megawati ke Zulkifli disambut tepuk tangan meriah peserta acara Kongres IV PDIP di INA Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Jumat (10/4/2015).
Kegamangan Megawati terjawab pada Rabu kemarin. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan merapat ke Istana Negara. PAN secara resmi menyatakan dukungan ke pemerintahan Jokowi-JK.
"Saya sangat menghargai bergabungnya PAN dengan pemerintahan," kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9/2015) kemarin.
Dalam konferensi pers ini Jokowi didampingi Kepada Staf Kepresidenan Teten Masduki, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Hanura Wiranto, Ketua MPP PAN Sutrisno Bachir, dan Sekjen PAN Eddy Soeparno.
KMP pun 'kelabakan' dengan beralihnya PAN ke Koalisi Indonesia Hebat. "Jam 13.00 WIB nanti pengurus harian KMP akan rapat, tapi tempat belum diketahui. Kita masih belum dapat penjelasan dari PAN. Saya sempat nggak percaya karena keputusan sudah buat keputusan, kita akan melangkah bersama, sekarang sudah kejadian," kata Sekretaris Harian KMP Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2015).
(erd/erd)











































