Langkah kaki saat thawaf tidak segegas seminggu lalu. Jemaah haji Indonesia yang relatif bertubuh kecil seperti berada di dalam gelombang air, bergerak mendekat dan menjauhi kabah bersama dengan ribuan jemaah lainnya.
Saat matahari tergelincir di ufuk barat, Rabu (2/9/2015), putaran thawaf terhenti untuk menunaikan ibadah Salat Maghrib. Umat Islam, baik yang sedang melaksanakan ritual haji atau tidak, mengambil posisinya masing-masing menghadap titik kiblat Kabah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Toriq Hajj! Haji Toriq (haji ini jalan-red)," pekik para asykar kepada para jemaah yang menghalangi jalan.
Para asykar juga berusaha meminta jemaah tidak bercampur antara laki-laki dan perempuan. Mereka menutup akses jalan jika memang dirasa tempat yang akan dituju jemaah sudah penuh.
Informasi dari Kepala Seksi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Makkah Reza Muhammad Marzal sampai dengan pukul Rabu (2/9/2015), pukul 17.00 waktu setempat jemaah haji Indonesia yang tiba di Makkah berjumlah 13.963 orang.
Sebanyak 13 (tiga belas) kloter dijadwalkan akan kembali tiba di Makkah pada Kamis (3/9/2015) mulai siang hingga dini hari nanti. Kepala Seksi Kedatangan dan Pemulangan Daker Makkah, M. Ismail Aini menjelaskan bahwa kurang lebih 5.431 jamaah haji akan tiba di Makkah dari Madinah sepanjang hari ini.
Menurut Penghubung Kesehatan Daker Makkah Ramon Andrias, hingga 3 September 2015 pukul 00.00 WAS, sebanyak 21 jamaah meninggal dunia di Tanah Suci. Sebanyak 17 jamaah meninggal di Madinah dan empat orang lainnya meninggal di Makkah. Keempat jamaah yang wafat tersebut:
1) Hamidah binti Abu Bakar (51), kloter 4 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 04), wafat 1 September 2015 pukul 21.27 WAS saat dalam perjalanan dari Madinah ke Makkah, Cardiovascular Diseases;
2) Suherman Agus bin Agus (63), kloter 5 Embarkasi Padang (PDG 05), wafat 1 September 2015 pukul 12.10 WAS di RS Arab Saudi, Cardiovascular Diseases;
3) Marnis binti Rikin Sirin (66), kloter 7 Embarkasi Batam (BTH 07), wafat 2 September 2015 pukul 02.30 WAS di Pemondokan, Cardiovascular Diseases; dan
4) Saadiyah binti Sulaiman Lindungan (65), kloter 5 Embarkasi Balikpapan (BPN 05), wafat 2 September 2015 pukul 11.15 WAS di Pemondokan, Cardiovascular Diseases. (gah/aan)










































