"Yang dievalusi salah satunya Sekwan. Kita lagi evaluasi siapa yang bisa gantikan Sekwan," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Kamis 3/9/2015).
Saat ini dia masih menyeleksi jajarannya untuk mengisi posisi tersebut. Menurut Ahok, ada banyak alasan yang membuat dia harus mengganti Sotar. Salah satunya karena Ahok merasa tidak diberi
salinan laporan hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan DKI 2014 saat sidang paripurna DPRD DKI lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang terbaru yakni ribut-ribut pengeloaan parkir di Basement Gedung DPRD DKI yang juga menjadi ranah kerja Sekwan. Selain Sotar, masih ada 1 jabatan asisten Sekda yang bakal diganti.
"Satu lagi salah satu asisten Sekda," terangnya. (mnb/mok)











































