Menurut informasi dari petugas PJR, Bripka Rahmat, insiden tersebut terjadi di Tol Cikampek KM 66.200 arah Jakarta. Peristiwa yang terjadi tengah malam tadi berawal saat Gagan dan keneknya menghentikan truk bernopol Z 9219 DC mereka di bahu jalan untuk mengecek ban.
"Tiba-tiba datang kurang lebih 5 orang. Mereka menyekap kenek dan sopir secara bersamaan. Mereka bawa senjata tajam. Sopir yang disekap itu lari mengarah ke tengah jalan langsung ditabrak oleh kendaraan nihil identitas. Menyelamatkan diri dari perampok malah jadi korban tabrak lari," ungkap Rahmat dalam perbincangan melalui sambungan telepon, Kamis (3/9/2015) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasusnya langsung ditangani unit Reskrim Polres Karawang, sekarang sedang olah TKP di lokasi," kata Rahmat.
Sementara kawanan perampok berhasil kabur dengan membawa uang hasil rampasan dari perampokan itu. Namun truk tidak dicuri dan masih berada di lokasi. Pihak kepolisian pun mengimbau kepada pengendara di Tol Cikampek untuk tidak berhenti di sembarang tempat.
"Imbauan untuk pengendara terutama yang membawa kendaraan truk karena incaran perampok, agar parkir di dalam rest area. Jangan di sembarang tempat di pinggir jalan," tutur Rahmat.
"Karena perampok bukan hanya pakai kendaraan tapi modusnya keluar dari semak-semak. Mereka ngumpet lalu nyantronin kendaraan yang berhenti di bahu jalan," sambungnya.
Kecelakaan pun bukan hanya terjadi di Tol Cikampek. Rahmat mendapat informasi bahwa baru saja terjadi kecelakaan di Tol Cipali KM 73.800 arah Jakarta melibatkan truk trailer bernopol H 1934 AG dengan Bus Sindoro H 1407 GG.
"Truk berhenti karena ada gangguan, bus Sindoro kurang antisipasi menabrak dari belakang. Sopir bus kejepit dan saat ini sedang berusaha dievakuasi. Ditangani oleh PJR Jawa Barat," tutup Rahmat mengakhiri. (elz/imk)











































