Seperti misalnya penuturan Lidya, wisatawan asal Italia yang datang bersama suaminya. Dia meminta agar hal modern yang merusak Pulau Komodo dihilangkan.
![]() |
"Lokasi Komodo harus tetap alami," saran Lidya yang ditemui di Pulau Rinca salah satu kepulauan di gugusan kepulauan yang dihuni Komodo.
Lidya dan banyak turis lainnya, tetap ingin melihat Komodo liar tak tersentuh atau diganggu kemoderenan. Tak hanya soal kealamian pulau, para turis asing juga kerap cerewet tentang sampah atau dan kebersihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal kecerewetan turis asing ini juga diakui Kepala Balai Taman Nasional Komodo Helmi. Menurutnya, pihaknya mengupayakan menjaga kelestarian alam Pulau Komodo, karena memang sudah menjadi tugas taman nasional.
Helmi menjelaskan, ada pulau yang dihuni Komodo yang tak dibuka untuk umum yakni Nusakode dan Gili Motang. Sedang pulau yang lain tetap dibuka untuk konservasi, penelitian, dan juga wisatawan namun sambil tetap dijaga keasriannya. (dra/dra)












































