Anda Harus Datang, ini Keindahan Taman Nasional Pulau Komodo yang Diburu Turis Eropa

Anda Harus Datang, ini Keindahan Taman Nasional Pulau Komodo yang Diburu Turis Eropa

Indra Subagja - detikNews
Rabu, 02 Sep 2015 20:00 WIB
Anda Harus Datang, ini Keindahan Taman Nasional Pulau Komodo yang Diburu Turis Eropa
Foto: indra
Labuan Bajo - Anda tahu Taman Nasional Komodo? Taman nasional yang terletak di kawasan Manggarai Barat, NTT ini menjadi buruan wisata turis Eropa. Pada 2014 lalu saja, ada 80 ribu wisatawan berkunjung ke Taman Nasional Komodo, dan 80 persen merupakan turis asing.

"Sebagian besar dari Eropa, Amerika, juga dari Jepang," jelas Kepala Balai Taman Nasional Helmi, akhir pekan lalu.

Helmi bertutur, ada 173 ribu hektar kawasan taman nasional, yang terdiri atas 132 ribu hektar laut dan sisanya sekitar 40 ribu adalah daratan. Untuk ke lokasi taman nasional bisa dicapai dengan pesawat dari Denpasar.

Ada beberapa maskapai yang melakukan penerbangan ke Bandara Komodo, Labuan Bajo. Memang butuh biaya cukup besar ke Pulau Komodo, dan sebaiknya Anda datang dengan kelompok karena biaya akan lebih murah. Dari Labuan Bajo, Anda mesti menyewa kapal untuk ke Pulau Komodo dan pulau-pulau lainnya yang indah. Atau bisa juga dengan kapal, biasanya dengan rute Bali, Lombok, dan Pulau Komodo, tapi ini biayanya lebih mahal karena kapal mesti dicarter.

"Daya tarik terbesar bagi para turis adalah komodo. Ada 4.900 komodo yang sebagian besar ada di Pulau Rinca dan Pulau Komodo," urai Helmi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Balai Taman Nasional berupaya keras tetap menjaga agar lingkungan tetap terlindungi, namun wisatawan tetap nyaman berkunjung. Selain berkeliling pulau melihat Komodo, Anda bisa juga naik ke bukit dan melihat hamparan laut dan pulau-pulau terhampar.

"Selain Komodo, wisatawan biasanya diving, snorkelling, sorta menikmati keindahan alam. Di perairan Kepulauan Komodo itu di musim tertentu ada ikan pari raksasa atau manta yang bisa dilihat saat menyelam," tutur dia.

Tantangan dihadapi bagaimana menyelaraskan pengelolaan taman nasional dengan penduduk lokal. Bisa dibilang, penduduk juga menjadi bagian yang harus ikut diatur karena bila tidak akan terjadi ketidakseimbangan. Pihak pengelola taman nasional sudah merangkul penduduk dengan menyediakan suvenir untuk wisatawan dan juga menjadi bagian yang melayani wisatawan.

"Ada 60 pemandu natural guide yang kami bina dari penduduk lokal," ujar Helmi.

Sebagai catatan saja, PNBP yang sudah masuk dari taman nasional Komodo pada Agustus ini saja dari 39 ribu pengunjung sebesar Rp 11 miliar. Pendapatan ini diperoleh dari biaya tiket dan kapal. Jadi, setiap pengunjung untuk turis asing dikenakan biaya Rp 150 ribu, turis WNI Rp 5 ribu. Kemudian ada biaya tiket dari Pemda Rp 50 ribu, serta biaya guide Rp 80 ribu. (dra/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini