Asap Kian Menggila, Apesnya Izin Operasi Heli untuk Water Bombing Habis

Asap Kian Menggila, Apesnya Izin Operasi Heli untuk Water Bombing Habis

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 02 Sep 2015 18:48 WIB
Asap Kian Menggila, Apesnya Izin Operasi Heli untuk Water Bombing Habis
Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Pekanbaru - Habis jatuh tertimpa tangga. Pepatah ini cocok buat masyarakat Riau. Di saat asap kian menggila, tiga izin heli habis dan tak boleh beroperasi.

Itulah kondisinya yang terjadi saat ini. Tiga pesawat milik Rusia selama ini disewa oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ternyata izin operasinya sudah berakhir dua hari ini.

Ketiga heli tersebut yang selama ini bertugas melakukan water bombing (bom air) di lokasi kebakaran lahan, kini terparkir di Lanud Pekanbaru. Kini pihak Posko Satgas Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di Riau tak bisa berbuat banyak. Pemadaman kini hanya mengandalkan lewat darat yang kadang kesulitan air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di saat heli tak berfungsi, kini asap semakin menggila dan sudah pada level berbahaya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Edwar Sanger, saat dikonfirmasi detikcom tidak menampik jika tiga heli tersebut kini menganggur.

"Iya benar. Sudah dua hari ini izin operasi ketiga heli milik Rusia itu sudah habis. Sehingga tidak bisa beroperasi," kata Edwar.

Menurutnya, kini Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, bersama BNPB saat ini tengah mengurus izin perpanjangan ke Departemen Perhubungan di Jakarta.

"Pak Plt sama BNPB lagi mengurus izin operasi perpanjangan itu. Mudah-mudahan bisa segera keluar agar bisa beroperasi lagi," kata Edwar.

Kini masyarakat Riau sudah dikepung asap tebal dan aktivitas bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II sudah lumpuh. Sekolah-sekolah juga diliburkan. Masyarakat agaknya harus bersabar agar api di hutan bisa dipadamkan menunggu perpanjangan izin dari Dephub. (cha/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads