"Yang jelas, sebagai kuncinya adalah Demokrat," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Demokrat menyatakan bakal konsisten sebagai partai penyeimbang pemerintahan. Partai ini tak akan ke pihak koalisi (KIH) maupun oposisi (KMP -red).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua DPR ini menyatakan publik bisa menghitung peta kekuatan KMP dengan KIH, atau antara pendukung pemerintahan dengan pengkritik pemerintahan. Dia tak ingin menduga-duga situasi parlemen setelah PAN bergabung ke pihak pemerintahan.
"Hitungannya PAN berapa, suaranya berapa, marilah kita hitung sama-sama. Belum tentu kejadian akan persis sama," kata Agus.
Bila dihitung, dengan bergabungnya PAN, maka KIH makin kuat. Total kekuatan KIH menjadi 289 kursi, unggul jauh dari KMP yang tinggal 210 kursi. Kalaupun Partai Demokrat mendukung KMP, total kekuatannya hanya 271, masih kalah dari KIH. Belum lagi perpecahan Golkar dihitung.
Yakin PD masih jadi kunci? (dnu/tor)










































