Akan Dicopot dari Kabareskrim, Ini Suara Komjen Buwas

Akan Dicopot dari Kabareskrim, Ini Suara Komjen Buwas

Niken Widya Yunita - detikNews
Rabu, 02 Sep 2015 16:40 WIB
Akan Dicopot dari Kabareskrim, Ini Suara Komjen Buwas
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kabareskrim Komjen Budi Waseso akan dicopot dari jabatan strategisnya. Rencana pencopotannya nyaris bersamaan dengan suara keras Menko Polhukam Luhut Pandjaitan agar penegak hukum tidak membuat kegaduhan yang bisa mengganggu ekonomi.

"Presiden itu dan Wapres kan sudah memerintahkan di Bogor, jangan menciptakan kegaduhan. Kalau mau, ya menindak secara hukum silakan tapi bisa dilakukan dengan arif tanpa terlalu dipublikasikan," urai Luhut, Rabu (2/9/2015).

Buwas telah dikonfirmasi wartawan atas kabar pencopotan dirinya. Berikut rangkumannya:

1. Belum Tahu akan Dicopot

Foto: Rengga Sancaya
Buwas mengaku belum tahu kabar pencopotannya sebagai Kabareskrim. Meski demikian sebagai prajurit Bhayangkara dia akan mematuhi perintah atasan.

"Isu dari mana (kabar pencopotan), sampai saat ini saya belum tahu. Dan saya masih bekerja seperti biasa," kata Buwas saat ditanya wartawan di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2015) siang.

Bahkan, kata Buwas, hari ini dirinya masih akan menggelar rapat dengan pimpinan Polri terkait evaluasi kinerja Bareskrim.

Terkait kabar pemanggilan dirinya ke Istana pada Selasa malam, Buwas kembali membantahnya. "Enggak, saya enggak dipanggil oleh beliau. Saya tetap berada di kantor," sangkalnya.

2. Tak Buat Gaduh

Foto: Idham Khalid
Buwas menolak bila disebut membuat gaduh selama menjabat.

"Nggak, kan saya nggak buat gaduh, saya kan hanya bekerja untuk penegakan hukum," jelas Buwas.

"Saya terus berkonsentrasi pada penegakan hukum, masa saya bikin gaduh, kan nggak boleh bikin gaduh. Kan yang bikin berita kan teman-teman wartawan," tambah Buwas.


3. Korupsi Ganggu Stabilitas Ekonomi

Foto: Astari Kusumawardhani
Buwas menyebut bahwa tindakan pengusutan yang dilakukan oleh Bareskrim tidak mengganggu stabilitas ekonomi. Justru maraknya kasus korupsi yang berpotensi mengganggu perekonomian.

Menurut Buwas, justru dengan penyelidikan kasus korupsi oleh Bareskrim itu akan membantu kesejahteraan masyarakat.

"Di kala korupsi marak itu justru yang mengganggu ekonomi, (penyelidikan oleh Bareskrim) ini juga demi kesejahteraan bangsa," kata Buwas.

4. Siap Diaudit

Foto: Rengga Sancaya
Buwas menjamin bahwa pengusutan yang dilakukan oleh penyidik Bareskrim adalah murni untuk penegakan hukum dan sesuai prosedur.

Apabila memang ada dugaan menimbulkan kontroversi, Buwas siap untuk diaudit hasil kerjanya.

"Jadi bisa diaudit, bisa dicek, urut-urutan langkah yang dilakukan oleh penyidik Polri," kata Buwas.

Dalam menyidik sebuah kasus korupsi, kata Buwas, penyidik selalu berdasar pada adanya laporan pengaduan masyarakat. Laporan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan pelapor, terlapor hingga pengumpulan barang bukti. "Jadi semua murni penegakan hukum. Kami lakukan dengan jujur dengan adil," kata dia.

Buwas juga menjamin bahwa semua yang dijalankan oleh Bareskrim sudah sesuai undang-undang sehingga tak akan menimbulkan kegaduhan yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi.
Β 
"Kalau (pengusutan) itu mengada-ada, mencari-cari, itu akan membuat kegaduhan itu bisa membuat ekonomi terganggu," kata alumnus Akademi Kepolisian angkatan 1984 itu.

5. Legowo

Foto: Rengga Sancaya
Buwas mengaku siap bila sewaktu-waktu jabatan yang diembannya itu dicopot pimpinan.

"Saya sudah bilang, saya ini prajurit Bhayangkara. Jadi saya akan mematuhi semua perintah yang diberikan," jawabnya saat kembali ditegaskan mengenai isu pencopotan dirinya.
Halaman 2 dari 6
(nwy/nrl)


Berita Terkait