"Kita sepakat konten harus bersifat mendidik, menghibur, dan mengedukasi baik pengetahuan mau pun mengedukasi pola pikir. Karena itulah, kita bisa membangun sebuah tata krama yang baik, sebuah sopan santun yang baik," kata Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (2/9/2015).
Jokowi mengajak KPI untuk bersama-sama membentuk pedoman penyiaran yang sesuai dengan jati diri bangsa. Sehingga kualitas konten dapat ditingkatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi berharap ke depan nantinya media dapat menyiarkan hal-hal yang mendorong masyarakat untuk produktif. Sehingga permasalahan bangsa dapat teratasi, seperti masalah ekonomi misalnya.
"Tanpa kesantunan politik, tata krama hukum, dan tata krama kenegaraan serta kedisiplinan kita akan kehilangan rasa optimisme yang muncul," ungkap Jokowi.
Presiden Jokowi didampingi oleh Menkominfo Rudiantara dan Seskab Pramono Anung. Selain itu hadir pula para komisioner KPI dan Lembaga Sensor Film. (bag/hri)











































