"Presiden melantik Teten Masduki dengan harapan kerja sama dengan komisi II makin baik. Kalau yang lalu baik, bisa semakin baik lagi. Pernyataan lembaga kepresidenan, apakah seskab, sesneg, dan kepala staf lebih bersinergi, bisa menopang," ucap ketua komisi II Rambe Kamarul Zaman saat dihubungi, Rabu (2/9/2015).
Rambe mengatakan, di internal kabinet, Teten punya kompetensi untuk membuat komunikasi lebih solid, sehingga tidak ada kesan antar menteri atau Ring-1 kepresidenan saling bertentangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya, contoh yang langsung, soal pidato kelahiran Presiden Bung Karno, tempatnya. Itu kan remeh temeh tapi penting. Diperdebatkan tidak baik. Kita berharap makin solid ke depannya," tegasnya.
Sementara Wakil Ketua Komisi II Ahmad Riza Patria menilai meski Teten punya kapasitas yang berbeda dengan Jenderal TNI (Purn) Luhut Panjaitan, namun dia meminta agar semua pihak memberikan kesempatan kepada Teten.
"Memang, ketokohan Pak Luhut dan Pak Teten beda jauh. Tahu sendiri lah. Tapi, kita beri kesempatan kepada Teten agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,"Β ucap Riza dihubungi terpisah.
"Harus kejar beberapa ketertinggalan, karena KSP itu kan dibentuk belakangan, masih mencari bentuk. Setelah dimulai oleh Pak Luhut malah ditinggal jadi Kemenkopolhukam. Maka kita harapkan Teten bisa mengejar," imbuh politisi Gerindra itu.
(bal/tor)










































