Tak Ikut Kunker ke Inggris, NasDem: Rusia Lebih Pas

Tak Ikut Kunker ke Inggris, NasDem: Rusia Lebih Pas

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 02 Sep 2015 11:58 WIB
Tak Ikut Kunker ke Inggris, NasDem: Rusia Lebih Pas
Foto: Arie Riswandy
Jakarta - Tak ada satupun anggota Fraksi NasDem DPR yang ikut dalam rombongan Komisi III ke Inggris. NasDem menilai negara tujuan kunker itu tak tepat.

Anggota Komisi III yang juga Sekjen NasDem, Patrice Rio Capella, menyatakan Fraksi NasDem DPR tak mengizinkan anggotanya ikut kunker ke Inggris. Kunjungan itu dipandang tak urgen untuk pembahasan RUU KUHP.

"Rusia mungkin lebih pas, karena mereka punya KUHP baru," ujar Rio kepada wartawan, Rabu (2/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rio juga tak tahu alasan Inggris dipilih sebagai tujuan kunker. Dia menyebut keputusan soal Inggris ditentukan oleh pimpinan Komisi III.

"Tanya pimpinan aja," jawab Rio saat ditanya alasan dipilihnya Inggris jadi tujuan kunker.

Pendapat NasDem sama dengan ahli hukum pidana Prof Andi Hamzah. Inggris tak punya KUHP, sehingga tak tepat dijadikan tempat belajar.

"Salah jalan! Sistemnya lain, Inggris tidak punya KUHP. KUHP terbaru di dunia itu Rusia. Progresif, lengkap. Pembunuhannya ada 15 macam," kata Andi yang juga perumus RUU KUHP itu, kemarin.

Ada 9 anggota Komisi III yang melakukan kunker ke Inggris. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyebut biaya perjalanan itu mencapai Rp 3.318.732.000.

Berikut 9 anggota DPR yang berangkat ke Inggris:

1. Aziz Syamsuddin (Golkar - Ketua Komisi III)
2. John Kennedy Aziz (Golkar)
3. Dwi Ria Latifa (PDIP)
4.Β  Iwan Kurniawan (Gerindra)
5. Didik Mukriyanto (PD)
6. Daeng Muhammad (PAN)
7.Β  Nassir Djamil (PKS)
8. Bahrudin Nasori (PKB)
9. Arsul Sani (PPP) (tor/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads