"KSP ini ada intercourse section function, jadi ada fungsi-fungsi yang hampir sama dengan Seskab dan Sesneg," kata Yuddy di Kantor Presiden Kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2015).
Tetapi hal ini belum tentu berarti KSP akan diposisikan di bawah Seskan atau pun Kementerian Sekretariat Negara. Yuddy hanya menyebut posisi KSP masih diperlukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Yuddy kini tengah mengevaluasi 28 lembaga non struktural yang terdapat di PP dan Perpres. Kemungkinan akan ada lembaga yang dilebur ke bawah kementerian/lembaga tertentu.
"Kita akan laporkan ke Presiden pertengahan September ini," kata Yuddy.
Sebelumnya baru saja Presiden Joko Widodo melantik Teten Masduki sebagai KSP pengganti Menko Polhukam Luhut Panjaitan. Menurut Mensesneg Pratikno, posisi KSP akan tetap dipertahankan karena sudah ada pimpinan yang baru.
Posisi KSP memang sempat dirangkap selama lebih dari dua pekan oleh Luhut. Sempat pula bermunculan berbagai nama mengenai siapa yang akan memangku jabatan itu. (bag/hri)











































