(Baca: Kisah Nara, Ciptakan Helm Berpendingin hingga Mampu Beli Mobil dan Rumah)
Kini, Nara sudah duduk di bangku SMA jurusan IPA. Helm ciptaannya terus dikembangkan dan dia berhasil menciptakan temuan baru yakni "Helm Anti Begal". Temuan siswa SMAN 16 Surabaya itu masuk dalam masuk kategori Finalis National Young Inventors Award (NYIA) ke-8 Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berangkat dari hal itu, Nara mencoba membuat sebuah inovasi dari sebuah helm yang bisa aksi pembegalan. Dia mengkonsultasikan idenya itu ke orang tua dan gurunya.
Lalu bagaimana helm itu bisa disebut helm anti begal?
Nara menceritakan helm buatanya itu dipasangi sebuah tombol yang terhubung dengan motor. Perangkat yang ada di helm merupakan bagian transceiver sedangkan perangkat di motor merupakan receiver.
"Kalau motor dirampas di tengah jalan, maka tombol yang ada di help bisa dipencet dan langsung terhubung dengan sepeda motor. Sepeda motor yang sudah dibawa kabur pembegal akan mengeluarkan alarm yang berbunyi kencang dan mesin motor otomatis mati," jelas Nara.
Dengan sistem ini, si pemilik motor bisa tahu di mana posisi motornya dan si perampok tak bisa membawa kabur motor jauh-jauh. Dia juga bisa dicurigai warga karena alarm di motor yang terus berbunyi kencang.
"Ini masih terus dikembangkan," ucapnya.
Tombol di helm anti begal temuan Nara (Foto: dok pribadi) |
Kelebihan helm ini adalah biaya modifikasi yang relatif murah, hanya sekitar Rp 200 ribu. Menurut Nara, inovasinya ini sudah dilirik oleh perusahaan helm AVS, bahkan biaya penelitian Nara juga di-support oleh perusahaan helm itu.
"Masih kerjasama sama AVS. Dari pihak AVS kalau saya ada penelitian di bidang helm mereka mendukung, jadi penelitian saya disupport sama mereka," katanya.
(slm/mad)












































Tombol di helm anti begal temuan Nara (Foto: dok pribadi)