"Puslabfor Bareskrim Polri akan ke lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Tim mengecek untuk mengetahui sebab akibat kebakaran bus," kata Wakapolsek Cengkareng, AKP Martson Marbun saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2015).
Martson menyebut ada 20 bus TransJ yang terbakar pada Selasa (1/9) petang. Sejumlah orang sudah diminta keterangannya terkait kejadian yang diawali dengan suara ledakan keras ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Operasional PT Trans Batavia, Daryono sebelumnya menyebut 18 bus terbakar. Dari keterangan para pegawainya, tiba-tiba api muncul dan cepat berkobar besar pada petang hari sesaat setelah terdengar ledakan keras di lokasi.
"Ada yang dmintai keterangan polisi, mereka montir-montir yang melihat kebakaran tapi nggak tahu juga penyebabnya," ujarnya saat dihubungi.
Ke-18 bus yang terbakar merupakan bus berbahan bakar gas yang pertama kali digunakan pada koridor II dan koridor III TransJakarta pada Januari 2006. Bus yang terbakar memang sudah tidak dioperasikan lagi.
(khf/fdn)











































