Kapolri: Dugaan Korupsi Dana CSR Pertamina Foundation Dilaporkan Internal

Kapolri: Dugaan Korupsi Dana CSR Pertamina Foundation Dilaporkan Internal

Mega Putra Ratya - detikNews
Selasa, 01 Sep 2015 20:23 WIB
Kapolri: Dugaan Korupsi Dana CSR Pertamina Foundation Dilaporkan Internal
Foto: Dhani Irawan
Jakarta - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti membocorkan asal mula penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan penyelewengan dana CSR di Pertamina Foundation. Jenderal Haiti menyebut laporan berasal dari internal Pertamina Foundation.

"Memang ada laporan dari internal situ, sehingga dilakukan proses penyelidikan. Nah, sekarang sudah ditingkatkan menjadi penyidikan," kata Kapolri di Istana Negara, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015) malam.

Kapolri menyebut, laporan tersebut sudah lama masuk ke Bareskrim Polri dan dilakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut penyidik menemukan dugaan penyimpangan yang kemudian ditingkatkan ke penyidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dugaan penyimpangan dana CSR tersebut, beber Kapolri, digunakan untuk beberapa program. Tapi juga beberapa program yang masuk dalam daftar CSR, antara lain sekolah sepakbola dan juga penanaman satu juta pohon.

Terkait penggeledahan ruang kerja Direktur Eksekutif Nina Nurlina Pramono, Haiti mengatakan bila pihaknya tengah mencari dokumen yang terkait dengan kegiatan CSR Pertamina Foundation.

"Perannya kan sebagai Direktur Eksekutif di situ," kata Haiti.

Penggeledahan yang dilakukan penyidik Bareskrim Polri dilakukan di empat ruangan yaitu ruangan bendahara, ruangan direktur, ruang pendataan, dan perencanaan.

Modus dugaan pidana yang diendus pihak kepolisian adalah distribusi dana CSR dengan menggunakan lokasi dan relawan fiktif. (ahy/nrl)


Berita Terkait