Penelusuran detikcom, Selasa (9/1/2015), pukul 12.43 waktu Arab Saudi (WAS), pada 21 jam lalu Yahya menulis telah menerima video tersebut dari kawannya di Makkah. Dan Yahya yang di bio-nya tertulis sebagai guru itu mengaku sudah mendapat lebih dari 1.000 komentar.
Video tersebut berdurasi 28 detik itu menunjukkan seorang sedang umroh di lantai teratas tempat thawaf. Jemaah laki-laki itu dengan santainya meluncur di lantai marmer dengan segway sementara jemaah lainnya berjalan kaki atau menggunakan kursi roda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Entah bagaimana pria itu membawa masuk segway yang mirip skateboard itu. Tapi biasanya para asykar penjaga Masjidil Haram akan melarang orang masuk ke area Kakbah bila membawa barang-barang mencurigakan.
Dari rekaman video terlihat gambar tersebut diambil sesudah matahari tenggelam. Jemaah yang sedang thawaf di lantai bawah juga tidak terlalu ramai jika dibandingkan dengan siang hari.
Komentar-komentar video itu kebanyakan mempermasalahkan keabsahan thawaf yang dilakukan orang itu. Terutama jika orang itu masih bisa berjalan tapi lebih memilih menggunakan segway untuk berthawaf.
"Kalau ini diperbolehkan saya akan menggunakan ini. Aturannya bagaimana," tanya Dima Al Kurdi mengomentari video itu.
"Bagi seorang muslim yang tidak mempunyai masalah kesehatan apakah ini diizinkan? Cuma penasaran aja," tulis Ct Nadea.
Ada juga komentar yang meminta orang tidak menilai pria itu. Bisa jadi dia memang benar-benar membutuhkan alat itu untuk thawaf.
"Mungkin dia sedang sakit atau memiliki masalah dengan berjalan," ujar Saleha Iftikhar.
"Hanya Allah yang berhak untuk menilai! Kita tidak tahu, mungkin dia punya alasan tersendiri," kata Adam Nhormin.
Jika memang video ini benar adanya maka butuh penjelasan ahli fikih apakah thawaf dengan menggunakan alat modern seperti segway diperbolehkan. Karena selama ini thawaf dilakukan dengan berjalan kaki atau dengan menggunakan kursi roda yang didorong orang lain.
(gah/nrl)










































