Bandara Supadio Pontianak Lumpuh 4 Jam Gara-gara Asap Kebakaran Lahan

Bandara Supadio Pontianak Lumpuh 4 Jam Gara-gara Asap Kebakaran Lahan

Adi Saputro - detikNews
Selasa, 01 Sep 2015 15:17 WIB
Bandara Supadio Pontianak Lumpuh 4 Jam Gara-gara Asap Kebakaran Lahan
Foto: Adi Saputro
Kubu Raya - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, lumpuh selama 4 jam. Akibatnya, ribuan penumpang terpaksa menunda keberangkatannya.

"Kabut asap sejak pagi tadi sangat tebal. Jarak pandang hanya 200 meter. Ini tidak memungkinkan untuk penerbangan maupun pendaratan pesawat," kata General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro, kepada detikcom, di Bandara Supadio, Kubu Raya, Selasa (1/9/2015).

Bayuh mengatakan operasional bandara dibuka pada pukul 06.00 WIB. Namun akibat tebalnya kabut asap, bandara baru dapat beroperasi pada pukul 09.15 WIB. Kondisi ini membuat jadwal penerbangan terganggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jelas ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan di bandara Supadio Pontianak. Bila dalam waktu normal dan cuaca normal, aktivitas bandara tutup pada pukul 21.00 WIB, namun akibat kemunduran operasional bandara ini, maka bandara tutup pada malam ini pukul 24.00 WIB," keluhnya.

Akibat terganggunya kabut asap, seluruh maskapai penerbangan dari Bandara Supadio ke Jakarta dan beberapa daerah lain terpaksa menunda penerbangan selama 4 jam karena jarak pandang yang tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan.

"Tadi pesawat pertama terbang ada beberapa maskapai penerbangan jarak dekat, seperti tujuan Sintang, Ketapang, dan Kapuas Hulu menggunakan Trigana Air dan Kalstar, dan beberapa penerbangan jarak jauh tujuan Jakarta dan Surabaya, termasuk Kuching baru dapat dilakukan di atas pukul 09.00 WIB," jelasnya.

Sementara akibat penundaan penerbangan ini, terjadi penumpukan penumpang di ruang tunggu. Penumpang terpaksa menunda keberangkatan akibat jadwal penerbangan seluruh maskapai mengalami delay selama 4 jam.

"Saya dari setengah enam datang ke sini, mau berangkat tujuan Sintang, namun sampai pukul 10.00 WIB belum juga ada kepastian keberangkatan. Ini sudah diinformasikan, karena pesawat terganggu akibat kabut asap," kata penumpang Kalstar tujuan sintang, Alexander.

Sementara sejumlah titik api baru terus bermunculan di wilayah Kalimantan Barat. Di desa mekar sari, kabupaten Kubu Raya, ada 10 hektar lahan yang terbakar.

"Saat ini semua kekuatan Manggala Agni tengah memadamkan api di Desa Mekar Sari yang telah mendekati perkebunan kelapa sawit warga, kita berharap kebakaran dan asap dapat segera teratasi," kata Kepala BKSDA Kalbar, Sustyo Iriono yang memimpin langsung pemadaman api di Desa Mekar Sari.

Petugas kesulitan sumber air akibat kekeringan. Agar api tidak meluas menjangkau daerah yang belum terbakar, saat ini upaya pencegahan dengan membuat parit dan sekat-sekat untuk melokalisir meluasnyanya lokasi kebakaran. (try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads