"Kita dari mahasiswa menyampaikan kondisi-kondisi terkini ekonomi. Ada perlambatan ekonomi dari triwulan pertama kedua dan kemudian ada pelemahan rupiah hari ini terjadi masalah kondisi-kondisi ekonomi kita sampaikan," ujar Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Andriyana di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015).
Andriyana menyampaikan perlunya solidaritas bersama seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi kondisi ekonomi terkini. Perlu ada arahan dari pemerintah kepada masyarakat untuk memastikan adanya ketenangan di masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melemahnya nilai tukar rupiah dikhawatirkan berimbas pada PHK massal dan berujung pada penurunan daya beli.
"Tapi yang lebih penting tadi kita inginkan bahwa pemerintah hari ini memberikan pembelaan, menunjukan keberpihakannya terhadap rakyat Indonesia yang sedang alami tekanan ekonomi yang amat berat," ucapnya.
"Penyerapan anggaran daerah kan kebanyakan pada takut, harus ada terobosan hukum bahwa kebijakan tidak bisa dikriminalisasi agar serapan anggaran bgitu besar untuk gerakkan ekonomi. ini kan belum ada," sambungnya. (fiq/spt)










































