Mereka tiba di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015) pukul 12.00 WIB. Tampak hadir terlebih dahulu para pengemudi Go-Jek lengkap dengan jaket hijaunya yang khas.
"Ini pertama kali saya masuk Istana. Ternyata seperti ini dalamnya," ungkap salah seorang pengemudi, Abdul Rahman sebelum makan siang dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Tentu saja tiap makan siang selalu ada dialog bersama Presiden Jokowi. Abdul dan kawan-kawan pun sudah menyiapkan curahan hati.
"Jadi kan sudah sering kami mendapat ancaman di jalan. Padahal kita sama-sama cari uang. Nah, kami ingin sampaikan supaya ada rasa aman buat kami," kata Abdul.
Selain itu mereka juga ingin diresmikan sebagai angkutan darat yang resmi seperti pada moda transportasi umum lainnya. Sehingga, menurut dia, bisa lebih merdeka dalam bekerja.
![]() |
Ada pula Jay Napitupulu yang merupakan pengemudi Metro Mini. Ini kali kedua Napitupulu bertemu Jokowi.
"Dulu waktu beliau kampanye Gubernur DKI juga pernah ke Senen. Sekarang bertemu lagi," kata dia.
Napitupulu sangat ingin menyampaikan kepada Jokowi bahwa saat ini mereka sulit mencari penumpang. Akan sangat nyaman apabila ada aturan untuk mengintegrasikan moda transportasi umum.
![]() |
Hal senada disampaikan Fitri yang merupakan kenek Kopaja. Menurut dia pendapatan dari bus kota sudah semakin menurun.
Sementara itu, Bejo yang merupakan pengemudi taksi merasa senang bisa masuk Istana. Selama enam tahun dia mengambil rute sekitaran Istana, ini kali pertama melihat suasana di dalamnya.
(bpn/spt)














































