Ketika Perayaan Kemenangan Turki Diperingati dengan Lebih Hening

Ketika Perayaan Kemenangan Turki Diperingati dengan Lebih Hening

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 01 Sep 2015 01:19 WIB
Ketika Perayaan Kemenangan Turki Diperingati dengan Lebih Hening
Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - Kemenangan identik dengan perayaan yang meriah dan penuh sukacita, begitu pula dengan Victory Day yang selama ini dirayakan oleh warga Turki. Namun, tahun ini berbeda.

Victory Day di Turki diperingati setiap tanggal 30 Agustus. Perayaan ini untuk memperingati kemenangan Turki di Pertempuran Dumlupinar yang dipimpin oleh Ataturk pada tahun 1922. Pertempuran itu merupakan penentu kemenangan Turki dalam perang menuju kemerdekaan.

Perayaan yang dikenal sebagai Zafer Bayami dalam Bahasa Turki ini dijadikan libur nasional setiap tahunnya. Toko-toko dan pusat bisnis tutup pada tanggal 30 Agustus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perayaan Victory Day Turki yang ke-93 di tahun 2015 ini dirayakan lebih hening karena adanya rentetan aksi terorisme di Turki dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Turki untuk Indonesia, Zekeriya Akcam saat Victory Day Reception di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015) malam.

"Tahun ini memang sedikit berbeda karena ada aksi terorisme dari kelompok separatis di Turki. Jadi lebih sensitif dari sebelumnya," kata Dubes Akcam.

Kedubes Turki di Indonesia sendiri memperingati Victory Day dengan mengundang warganya di Jakarta, serta duta besar dan atase pertahanan dari negara sahabat. Acara dibuka dengan sambutan dari Dubes Akcam dan pemotongan kue serta dilanjutkan dengan ramah tamah.

Hidangan khas Turki disajikan untuk para tamu, mulai dari doner kebab, dana sis (sate sapi), baklava, serta tak ketinggalan kopi asli Turki. Para tamu pun dihibur dengan musik khas negara ini.

Victory Day di Turki biasanya dirayakan dengan parade di berbagai kota serta pameran alutsista karena perayaan ini erat dengan aspek militer. Tahun ini, perayaan yang lebih hening tetap tidak mengurangi makna.

"Ini adalah pijakan penting dari sejarah modern nasional kami," ujar Dubes Akcam saat memberikan sambutan.

Di Turki sendiri, upacara resmi Victory Day berlangsung di Ankara, tepatnya di Anitkabir yang merupakan memorial bagi Mustafa Kemal Ataturk. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan hadir dalam upacara itu dan kemudian datang juga ke upacara di Pusat Kebudayaan Ataturk, Istanbul. Tidak ada konser atau festival meriah dalam Victory Day ke-93 ini.

Victory Day di 2015 memang diperingati di tengah kerusuhan yang masih merebak di Turki. Terakhir, sekelompok orang bersenjata menembaki polisi di luar Istana Istanbul dan sebuah bom meledak pada Rabu (19/8) lalu. Kejadian yang disebut dilakukan oleh 'kelompok teroris' ini menewaskan 8 orang prajurit. (imk/rjo)


Berita Terkait