Tiga sekolah itu terdiri SDN Cipaku, SDN Sadang dan SDN Kebon Kopi. "Meski sekolah tenggelam, jangan sampai pendidikan serta kegiatan belajar dan mengajar menjadi terganggu," ucap Sarta, selaku koordinator tiga sekolah tersebut, kepada detikcom di SDN Cipaku, Desa Cipaku, Kabupaten Sumedang, Senin (31/8/2015).
Sarta menjelaskan jumlah siswa di tiga sekolah tersebut masing-masing SDN Cipaku sebanyak 73 orang, SDN Sadang ada 89 orang dan SDN Kebon Kopi sekira 90 orang. Dia dan kepala sekolah SDN Sadang dan Kebon Kopi sudah bersepakat menyiapkan tempat sementara untuk kegiatan belajar mengajar di salah satu daerah yang tidak kena dampak genangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum air menggenang, menurut Sarta, para siswa di tiga SDN tersebut tetap normal bersekolah. Dia menunggu perintah dari Disdik Kabupaten Sumedang saat bangunan sekolah benar-benar harus dikosongkan. (bbn/try)











































