"Menunya alhamdulillah sesuai dengan yang kita inginkan," tutur Andi Baso Rachman. Ladziz, lezat!!
Sambil menyuapkan makanan ke mulutnya dengan lahap, Andi Baso mengaku cocok dengan menu nasi putih, sapi lada hitam, kare zukini, telur dadar, dan jeruk yang dimakannya. Jemaah dari kloter 1 Makassar ini pun meminta agar tahun-tahun berikutnya katering di Makkah tidak hanya diberikan sekali saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi Baso mengaku untuk sarapan pagi ini dia memakan kue-kue dari kemarin. Sedangkan untuk makan malam nanti dia masih mau melihat keadaan sekitar hotel dan Masjidil Haram terlebih dahulu.
"Nanti malam lihat situasi makan malam ada tempat di mana," katanya.
Bertempat di Hotel Arkan Barkah, 436 ransum katering yang disediakan oleh Mahmoud Mohamed Herse Est. mulai didrop sekitar pukul 11.00 WIB. Pihak katering juga membawa heater yang langsung dibawa ke lantai R1, tempat ruang makan berada.
"Makanannya enak. Tapi tolong lebih pagi lagi ya mengantarnya. Supaya jemaah bisa makan dulu sebelum pergi ke Masjidil Haram," tutur Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat saat inspeksi ke hotel bernomor 601 itu kepada pihak katering.
Arsyad menanggapi keinginan jemaah yang minta agar katering di Makkah tidak cuma 15 kali saja dengan akomodatif. Termasuk soal usulan agar pemerintah juga menyediakan makan malam dan makan pagi.
"Kami jawab akan sampaikan ke pimpinan berkaitan dengan masalah ini, dan melalui persetujuan DPR," katanya.
(gah/faj)











































