"Pansel mengharapkan kalau satu ini sudah clear, dan lagian kami juga sudah kasih batas waktu ya, ada timeline-nya ya, seandainya ada penemuan di kemudian hari, mestinya bisa ditunda, ditahan prosesnya," kata Ketua Pansel Destry Damayanti di Istana Negara, Jakarta, Senin (31/8/2015). Destry diundang sebagai ekonom untuk makan siang bersama Jokowi di Istana.
Destry juga meminta agar Bareskrim berkoordinasi dengan Pansel jika memang ada tersangka baru. Destry berharap tidak ada lagi tersangka setelah nama-nama capim diumumkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Destry menyebut, satu nama yang sudah jadi tersangka itu memang memiliki laporan dari tiga unsur yang berbeda, yakni Polri, KPK dan ICW. Sehingga menguatkan Pansel untuk mencoret nama tersebut untuk tidak dimasukan ke delapan nama yang akan diserahkan ke Presiden
"Ada beberapa yang sama. Yang tersangka sama. Itu hasil dari ketiganya sama. Yang sudah dinyatakan oleh bareskrim," pungkasnya. (mpr/mok)











































