"Kami sudah berkomunikasi dengan pengusaha untuk tidak menjadikan PHK sebagai pilihan pertama dalam menyiasati krisis, tapi sebagai pilihan terakhir," ujar Hanif di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015).
"Harus disiasati dengan cara lain dulu," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah fokus pada pembenahan ekonomi ini dalam rangka mengurangi PHK," katanya.
Terkait banyaknya karyawan yang di-PHK, ribuan buruh se-Jabodetabek akan menggelar aksi demo besar-besaran esok hari. Mereka menolak PHK yang dilakukan perusahaan karena kondisi ekonomi yang tengah carut marut.
Untuk mengantisipasi demo, Menko Polhukam telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memberikan pengamanan khusus. Ia berharap seluruh buruh dapat menggelar aksi dengan damai.
(kff/slm)











































