Polda Sulselbar dan POM AD Selidiki Bentrokan Aparat di Polman

Polda Sulselbar dan POM AD Selidiki Bentrokan Aparat di Polman

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 31 Agu 2015 10:57 WIB
Makassar - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat bersama Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Darat masih menyelidiki kasus bentrokan antara anggota TNI dan Polri, yang menewaskan Prada Yuliadi, dalam kejuaraan balap motor di Stadion Pekkabata, Kab. Polman, Sulawesi Barat, Minggu (30/8/2015).

"Hari ini tim dari Mabes Polri dan Ditreskrimum bersama POM AD menyelidiki kasus bentrokan di Polman. Hasilnya akan disampaikan Kapolda dan Pangdam," ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung pada detikcom, senin (31/8).

Frans menyebutkan, dalam insiden bentrokan tersebut sebuah pos polisi lalu lintas di Palippis, Polman, dibakar oleh orang tak dikenal. Selain itu, 6 sepeda motor milik anggota Polri juga ikut dibakar dan 1 unit mobil dinas Polres Polman dirusak oleh segerombolan orang tidak dikenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua anggota Polres Polman dirujuk ke RS Bhayangkara, Makassar, akibat luka-luka," tambah Frans.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden bentrokan dua institusi aparat keamanan ini dipicu keributan antara Praka Laksmono dan Bripda Ambo Sikki di arena kejuaraan balap motor di stadion Pekkabata, sekitar pukul 14.00 Wita Minggu kemarin. Pasca kejadian itu, terjadi aksi lanjutan pada pukul 16.00 Wita yang menyebabkan Prada Yuliadi tewas tertembak di perutnya. Prada Yuliadi rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Lappariaja, Kab. Bone, Sulawesi Selatan.

(mna/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads