Ruhut menegaskan partainya tak ingin Pilkada Surabaya ditunda.
"Oh, kita tetap. Kan bukan kita yang bermasalah. Yang bermasalah kan PAN. Kita tetap dukung Risma maju. Orang bagus gitu, dicintai rakyat, masak gak didukung. Itu sama saja mencederai demokrasi," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, itu kita harus lancarka Pilkada Surabaya bos. Jangan sampai ditunda. Tapi, ini kan tergantung PANnya. Serius lah PAN kalau mau daftar. Kita serius, beneran, nggak mau Pilkada di tunda," tuturnya.
Salah satu alasan ditolaknya pasangan Rasiyo-Dhimam karena surat persetujuan dari DPP PAN dianggap tak sah.
Namun, PAN melalui Sekjen Eddy Soeparno menyebut surat persetujuan untuk Rasiyo-Dhimam adalah asli.
"Saya menegaskan surat yang disampaikan ke KPUD Surabaya adalah sah, adalah asli," tutur Eddy. (hty/tor)











































